Pikiran

Pikiran

Jangan menipu
Dengan sopan, [lakukan/ katakan yang] sebenarnya

Berbohong menyebabkan ketidak-harmonisan
Kebenaran menghasilkan kehormatan

Mencintai uang membawa kesepian
Berbagi membawa kemakmuran.

Jangan bertindak seperti waktu kalian belum bertemu Dharma.
Bertindaklah sesuai Dharma.

Kecemburuan memisahkan
Turut bergembira menghasilkan kepercayaan

Jangan membalikan kata
Perkataan yang jelas menyenangkan semua.

Menutupi membingungkan,
Terbuka dan hapuskan keraguan.

Perkataan adalah berkah
Perkataan salah menyebabkan penghindaran

Perkataan merefleksikan motivasi.
Motivasi menciptakan arah karma

Kekayaan dapat memenjara
Gunakan kekayaan untuk membebaskan

Mengingkari janji menyebabkan keraguan.
Apa yang kalian janjikan, segera kerjakan.

Dharma bukanlah kata-kata manis untuk orang lain.
Dharma adalah untuk segera diterapkan dalam diri

Jangan tamak
Berbagi mengundang rasa murah hati

Jangan omong besar kecuali kalian menyukai kesepian
Memberi menciptakan kebahagiaan.

Mementingkan diri membuatmu curiga
Suka memberi membuatmu terbuka

Menipu adalah jangka pendek.
Keterbukaan menciptakan contoh yang inspiratif.

Menunda menciptakan kekecewaan.
Tepat waktu membangun karakter.

Hidup hanya berakhir dalam mayat
Bertransformasi menciptakan tubuh pelangi.

Melakukan apa yang kau suka menciptakan kebiasaan lebih jauh.
Melakukan apa yang kau benci memutuskan keterikatan.

Perkataan kasar membuatmu tidak populer.
Perkataan menolong membawa berkah.

Diam bukan berarti kalian tidak peduli.
Berbicara setelah berpikir hati-hati membuka pintu.

Pikiran salah menciptakan kemarahan.
Motivasi menentukan arah.

Mengambil keuntungan dari orang lain mengundang petaka.
Melayani orang lain menyebabkan umur panjang.

Melupakan kepedulian membuatmu dingin.
Membayar kebaikan membuatmu manusiawi.

Setan senang atas penipuanmu.
Buddha senang dengan kejujuranmu.

Memelihara kemarahan menyebabkan kegilaan.
Melepaskan menciptakan kekuatan.

Menyerah adalah tanda dari egoisme.
Kesabaran menuai hasil yang melimpah.

Membenarkan diri dibangun atas ketakutan.
Mendengarkan mengusir kegelapan.

Merendahkan si miskin membuatmu menjadi pengecut.
Membantu mereka adalah terhormat.

Pikiran tidak stabil menciptakan ketidak-harmonisan.
Keputusan tetap mengundang kepercayaan.

Kesepian adalah hasil.
Persahabatan adalah penghargaan

Apakah kalian kesepian?
Maka jujurlah pada sahabat

Tidak stabil menyebabkan kegagalan.
Konsistensi berbuah

Melarikan diri membuatmu kalah.
Persetujuan didapat dari menetap.

Menyembunyikan kesalahan menciptakan klaustrofobia.
Menerima adalah luas.

Menghakimi berdasarkan ego membuatmu dibenci.
Berbagi nasihat memberikan arah yang dihargai.

Berada di atas menciptakan rasa tidak aman.
Membiarkan orang lain terkenal membuatmu stabil.

Mencuri adalah cara terbaik untuk dibenci.
Memberi membuka gerbang kehormatan.

Senyum manis, maksud jahat membuatmu menjadi hantu.
Hati baik mengundang pertolongan pelindung Dharma.

Berbicara adalah sulit bila kalian tidak peduli.
Peduli menyebabkan penuh perasaan.

Melanggar sumpah menjauhkan Yidam
Memperbaiki sumpah mengubah kebiasaan

Hukum karma bukanlah untuk orang lain
Tetapi bersifat universal

Jangan membaca hal-hal di atas secara mekanik
Menerapkannya akan membangunkan dirimu yang sebenarnya

Menyenangkan guru kalian dengan menipu membuat kalian menjadi keras
Berusaha dengan kerja keras membuatmu mendapatkan cinta kasih.

Tsem Tulku di Khatmandu, lelah dan sedih melihat orang lain menciptakan sebab untuk mengalahkan diri sendiri

 

Peraturan dan Persetujuan Terjemahan

Terjemahan ini adalah hasil pekerjaan dari penerjemah pihak ketiga di luar organisasi Kechara. Apabila terjadi salah paham terhadap pengertian dari materi versi bahasa Indonesia, versi bahasa Inggris akan dianggap sebagai versi yang lebih akurat. Walaupun setiap upaya telah dilakukan untuk memeriksa akurasi dari hasil terjemahan ini, kemungkinan terjadi kesalahan tetap ada. Semua pihak yang menggunakan informasi yang didapat dari artikel ini, melakukan hal tersebut dengan resiko pribadi.

© Hak cipta dari artikel ini dipegang oleh Tsem Tulku Rinpoche. Artikel ini bisa di – download, dicetak, dan gandakan hanya untuk kepentingan pribadi atau kegiatan belajar – mengajar. Kegiatan men-download, menggandakan, tidak boleh dilakukan untuk kepentingan komersial atau untuk mewakili kepentingan perusahaan komersial tanpa ijin eksplisit dari Tsem Tulku Rinpoche. Untuk kepentingan seperti ini, harap menghubungi Ooi Beng Kooi atau Phng Li Kim dari Kechara Media and Publication.

1,190 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

In Category: Meditasi


Penderitaan Yang Membahagiakan

Penderitaan Yang Membahagiakan

Sebuah doa untuk para pengelana di dunia ini
Diberikan oleh His Eminence Tsem Tulku Rinpoche

Kemanapun aku pergi dan tidak pergi
Apapun yang aku lakukan dapat menjadi Dharma
Karena aku melakukannya
Dengan motivasi Dharma

Motivasi Dharma
Muncul dari rasa welas asih

Pikiran tentang welas asih muncul dari melihat
Banyaknya para makhluk yang menderita
Sangat banyak –
Tidak tahu mengapa mereka menderita
Tidak tahu apa yang harus dilakukan

Untuk membebaskan
Makhluk-makhluk yang berharga di neraka panas
Dan neraka dingin, menderita rasa sakit yang tak tertahankan
Aku melakukan perjalanan ini.

Untuk membebaskan
Hantu-hantu kelaparan yang berharga
Menderita kelaparan dan kehausan yang tak tertahankan
Aku melakukan perjalanan ini.

Untuk membebaskan
Hewan-hewan yang berharga
Menderita tak berdaya dan tak berkata
Aku melakukan perjalanan ini.

Untuk membebaskan
Para manusia yang berharga
Menderita karena keinginan yang terus menerus tak terpenuhi
Menuai panen pahit berupa keserakahan dan kebencian
Terluka dalam medan peperangan kelahiran dan kematian
Aku melakukan perjalanan ini.

Untuk membebaskan para asura
Dibakar oleh penderitaan rasa iri hati
Dan para deva berumur panjang
Dipenuhi oleh delusi karena kesombongan
Aku melakukan perjalanan ini.

Bagi mereka yang tidak dapat bergabung denganku
Aku melakukan perjalanan ini.

Bagi mereka yang tidak pernah
Bahkan mendengar kata ‘Dharma’
Aku pergi melakukan perjalanan ini,
Karena aku peduli
Dan tidak dapat menanggung lagi ketika melihat rasa sakit mereka.

Untuk menjodohkan mereka dengan
Buddha, Dharma dan Sangha
Aku turut bersukacita dalam segala penderitaan dan masalah dan
Menyerap mereka untuk memberikan manfaat bagi semuanya.

Bukanlah apa yang kumau yang akan kulakukan, tetapi apa yang mereka butuhkan.

Aku berdoa kepada Guruku yang tersuci
Yang Tak terpisahkan dari Yidam dan Pelindungku
Yang mengambil perjalanan ini sebelumnya, sendirian
Dan dengan lebih banyak sekali kesulitan daripada diriku:
”Tolong berikanlah padaku
kelaparan dan kehausan,
rasa sakit dan kelelahan,
penyakit dan kemiskinan,
siksaan dan kesepian, dan
semoga aku memurnikan luka dan segala mara bahaya
dan kesulitan yang dialami semua makhluk [yang merupakan] ibuku dan diriku sendiri
dengan menyerap dan merasakannya dengan bahagia.”

Dengan cara ini penderitaan menjadi kebahagiaan
Dan setiap bagian dari perjalanan – [menjadi] kebahagiaan

Untuk mengeringkan air mata mereka dengan Dharma

Ketika aku berpikir tentang Guruku Kyabje Zong Rinpoche
Aku merasa takjub bahwa aku memiliki kesempatan
Untuk bersama dengannya dan menerima
Kumpulan harta karun cinta kasih
Kehidupan, pengetahuan dan perhatian
Air mata mengalir keluar ketika aku merasa kehilangan akan kehadiran fisiknya, sangat kehilangan

Ketika aku merenungkan tentang Sang Buddha
Aku merasa takjub bahwa aku memiliki kebajikan untuk mengenal dirinya
Air mata mengalir turun dan semoga aku tidak pernah berpisah dari-Nya.

Ketika aku berpikir tentang kebenaran yang penuh kebajikan
Dan kekuatannya yang membebaskan, Dharma,
Aku ingin membagikannya dengan orang lain
Sebanyak air mata yang mengalir turun dari wajah mereka

Aku ingin mengeringkan air mata mereka dengan Dharma
Sebagai anak yatim piatu, sendirian
Kekurangan di hampir seluruh hidupku dan tidak memiliki tempat tinggal
Aku memiliki hutang yang sangat besar pada Sangha suci
Yang memberikan padaku nasehat, pakaian dan tempat tinggal
Dan kedua mataku dipenuhi oleh air mata mengingat praktek kedermawanan mereka padaku.

Ketika hal-hal menjadi muram dan tanpa harapan
Bahaya, rasa depresi dan kematian tampak menyambut
Pelindung Dharmaku menyelamatkan, menolong, melindungi
Dan memberikan padaku apa yang kubutuhkan
Aku menangis penuh rasa malu mengetahui bahwa aku tidaklah berharga…

 

 

Peraturan dan Persetujuan Terjemahan 

Terjemahan ini adalah hasil pekerjaan dari penerjemah pihak ketiga di luar organisasi Kechara. Apabila terjadi salah paham terhadap pengertian dari materi versi bahasa Indonesia, versi bahasa Inggris akan dianggap sebagai versi yang lebih akurat. Walaupun setiap upaya telah dilakukan untuk memeriksa akurasi dari hasil terjemahan ini, kemungkinan terjadi kesalahan tetap ada. Semua pihak yang menggunakan informasi yang didapat dari artikel ini, melakukan hal tersebut dengan resiko pribadi.

© Hak cipta dari artikel ini dipegang oleh Tsem Tulku Rinpoche. Artikel ini bisa di – download, dicetak, dan gandakan hanya untuk kepentingan pribadi atau kegiatan belajar – mengajar. Kegiatan men-download, menggandakan, tidak boleh dilakukan untuk kepentingan komersial atau untuk mewakili kepentingan perusahaan komersial tanpa ijin eksplisit dari Tsem Tulku Rinpoche. Untuk kepentingan seperti ini, harap menghubungi Ooi Beng Kooi atau Phng Li Kim dari Kechara Media and Publication.

1,027 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

In Category: Meditasi


Lakukan Sesuatu Sehingga Anda Tidak Akan Menyesal Kemudian

Lakukan Sesuatu Sehingga Anda Tidak Akan Menyesal Kemudian

Apakah Anda tahu? Duduk santai dan tidak melakukan apa pun adalah suatu KEGAGALAN. Jika Anda mencoba, Anda memiliki kesempatan untuk berhasil. Jika Anda tidak mencoba, maka Anda tidak memberikan kesempatan untuk kemenangan. Biar bagaimanapun waktu akan berlalu, jadi mengapa Anda tidak biarkan saja waktu berlalu dengan melakukan sesuatu yang berarti. Khawatir akan kegagalan adalah satu sisi yang menimbulkan kemalasan. Sisi yang lain adalah kekhawatiran untuk menang! Itu benar. Continue reading…

735 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

In Category: Meditasi


Kebenaran tentang Kematian

Kata-kata berpuisi, mengambil kalimat terkenal dan mengulang perkataan orang bijaksana adalah baik dan membuat kita berpikir. Tetapi berapa banyak yang sudah kita lakukan sampai sekarang? Lebih dari kata-kata, kita harus MENDORONG DIRI KITA KELUAR DARI ZONA NYAMAN kita dan bertindak sekarang. BERGABUNGLAH DENGAN KEGIATAN YANG MEMBERI MANFAAT BAGI MAKHLUK LAIN MINGGU INI! Bergabung dengan suatu kegiatan, lalu menemui kesalahan, dan berhenti hanyalah ekspresi dari 100% EGOISME UNTUK MENGEJAR KENYAMANAN KITA.

Kebenaran tentang Kematian Continue reading…

824 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

In Category: Meditasi


Jangan Pernah Katakan Kau Tidak Bisa

Jangan Pernah Katakan Kau Tidak Bisa

Kita harus berpikir dengan sangat kuat, “Aku dapat menjaga komitmenku. Aku dapat menjaga janjiku. Aku akan berubah.” Jangan pernah mengatakan “Aku tidak bisa berubah” atau merasa terlambat dan sulit untuk berubah. Jangan pernah berkata seperti itu. Karena, ketika engkau mengatakannya, engkau juga memikirkannya. Ketika engkau memikirkannya, engkau membuka karma bahwa engkau tidak dapat berubah. Continue reading…

824 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

In Category: Meditasi


Jangan Biarkan Orang Lain Menderita

Berikut ini adalah kumpulan pesan-pesan yang disampaikan oleh H.E. Tsem Tulku Rinpoche di Twitter.

Ikuti Rinpoche di Twitter untuk menerima pesan ini dan masih banyak lagi secara langsung!!

Mendengarkan dengan SEKSAMA apa yang orang lain katakan pada saat dikatakan pertama kali akan menunjukan tingkat kasih Anda. Mengapa?

Apabila Anda membuat mereka mengulang atau Anda tidak mendengarkan dengan seksama dan orang lain menderita karenanya, hal itu bukan merupakan bentuk perhatianÖ ANDA SEHARUSNYA SELALU MENDENGARKAN DENGAN SEKSAMA DAN MENGULANGNYA sehngga Anda mengerti secara jelas. Continue reading…

614 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

In Category: Meditasi


Jadilah Dirimu Sendiri

Jadilah Dirimu Sendiri

Kalian hanya dapat menghargai perbedaan ketika kalian sungguh-sungguh menghormati dirimu sendiri. Menghargai ras, kebudayaan dan tradisi orang lain secara alami akan muncul ketika kalian menyadari bahwa kita berbagi tempat tinggal yang sama: BUMI.

Berprasangka buruk terhadap orang lain karena warna kulit mereka, menunjukkan bahwa kalian tidak mengerti bahwa dibalik semua itu kita semua adalah sama. Menerima perbedaan di antara mereka adalah hal yang lebih alami daripada membuat mereka sama seperti kalian. Continue reading…

624 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

In Category: Meditasi


Hidup Dengan Etika: Memberi dan Menerima

Hidup Dengan Etika Memberi dan Menerima 1

Menerima tanpa memberi itu seperti kalian mendapatkan sesuatu dengan gratis, dan kalian mendapatkan sesuatu tanpa memberi apa-apa, tetapi hal ini adalah menipu. Karma selalu ada di sana… dan kalian harus membayar kembali dengan satu cara atau cara lain.
His Eminence The 25th Tsem Tulku Rinpoche Continue reading…

1,468 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

In Category: Meditasi


Damai Dimulai Dari Kita Membawa Dharma Pulang Ke Rumah

Damai Dimulai Dari Kita Membawa Dharma Pulang Ke Rumah

Ketika seorang menjamu kalian secangkir teh, dan kalian mengharapkannya, kalian telah mengumpulkan karma untuk membiasakan pikiran egois. Kalian membahayakan diri kalian sendiri. Kalian memperoleh sensasi sesaat namun pada akhirnya hal tersebut tidaklah baik. Jangan hanya duduk disana dan menunggu rejeki dari seseorang. Apabila kalian sungguh-sungguh memerlukannya dan mendapatkannya, hal tersebut sangatlah indah, tapi jangan lakukan pemerasan dan penipuan untuk mendapatkan hal tersebut. Continue reading…

700 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

In Category: Meditasi


Bekerja dengan baik adalah Dharma

Seiring dengan program insentif yang diluncurkan untuk staff yang bekerja penuh waktu [di organisasi Kechara] (http://www.kechara.com/support/news/be-a-winner-in-all-the-ways/), Rinpoche terinspirasi untuk memberikan ajaran tak resmi ini, yang dengan senang hati kami bagi dengan semua orang.

Bekerjalah untuk membuat semua orang menyukai kalian. Pastikanlah bahwa kalian memacu diri kalian untuk membuat orang yang tidak menyukai kalian agar MENYUKAI kalian dan MEMBERI POIN BAGUS! Rendah hatilah! Mohon dan mintalah orang lain untuk memberi poin yang bagus untuk kalian.

Saya menginginkan pemenang baru setiap bulan! Continue reading…

634 kali dilihat, belum ada yang melihat hari ini

In Category: Meditasi