About Tsongkhapa and Migtsema

mengenai tsongkhapa

Berikut ini adalah kompilasi dari pesan-pesan yang ditulis oleh Tsem tulku Rinpoche di Twitter. Ikutilah Rinpoche di Twitter dan terimalah ajaran ini LIVE!

Mantra adalah tubuh, perkataan, dan pikiran Buddha yang direpresentasikan dalam bentuk suara. Oleh karena itu, mereka dapat memberikan pengaruh yang dalam dan memberkati pikiran kita. Mantra yang dipadukan dengan visualisasi dan meditasi dapat membuka alam bawah sadar ke dalam tingkat pikiran yang lebih tinggi seperti altruistism, rasa peduli, dan lainnya. Ada banyak tipe mantra, terbuka dan rahasia. Akan tetapi secara umum mantra yang memiliki banyak kualitas dan kita butuhkan adalah Migtsema.

Mantra Migtsema Tsongkhapa sangatlah baik, indah, dan mencakup semua mantra yang tepat bagi semua orang di semua tahapan. Rupa Lama Tsongkhapa yang suci mencakup 84,000 ajaran Buddha secara lengkap dalam bentuk ikonografi. Tubuhnya adalah ‘peta’ menuju nirvana. Penglihatan, pendengaran, perenungan, dan meditasi atas Lama Tsongkhapa yang lembut akan memberikan berkat yang luar biasa bagi manusia di masa kini yang memiliki hanya sedikit waktu. Dengan semua gangguan yang kita kenal dengan teknologi, doa yang pendek seperti Gaden Lhagyama adalah sangat relevan.

Banyak orang menanyakan pada saya adakah doa yang mudah dan efektif dan dapat dilakukan setiap hari. Nasihat saya adalah Tsongkhapa GADEN LHAGYAMA dipadukan dengan Migtsema. Jadikanlah Buddha Tsongkhapa sebagai yidam utama kalian untuk memberikan kebijaksanaan, kasih sayang, perlindungan, dan pertumbuhan. Hal ini akan sangat baik untukmu. Doa Tsongkhapa sangat simpel, mudah dimengerti, singkat, AKAN TETAPI SANGAT LENGKAP & besar kekuatannya. Buatlah dirimu merasa nyaman, dengan teh, santai, dan lakukanlah!!! Sangat baik apabila kita dapat menggunakan berbagai cara untuk mengenalkan Tsongkhapa pada orang lain dengan mudah.

Apabila seseorang mempraktekan Gaden Lhagyama setiap hari dan dengan tulus, akan lebih mudah untuk menumbuhkan kasih sayang dan melepaskan amarah dan sakit hati dari masa lalu. Ini adalah suatu hal yang pasti. Tsongkhapa Gaden Lhagyama mencakup Seven limbs, mandala, mantra, dan berkat ke dalam angin pusat dan powa. Saya menerima ajaran ini dari H.H. Kyabje Zong Rinpoche di tahun ’80 an. Beliau sangat merekomendasikan ajaran ini. Kita sangat beruntung.

Saya bertemu H.H. Dalai Lama di tahun 1976 untuk pertama kalinya di New Jersey. Pada saat Beliau mengajar, tanpa diinginkan, saya mengucurkan air mata secara terus-menerus. Pada saat menghadiri sesi mengajar H.H. Dalai Lama, Beliau selalu merefrensi karya tulis Tsongkhapa dengan sangat hormat. Kitab suci yang sekarang ini digunakan oleh H.H. Dalai Lama pada saat inisiasi Kalachakra dikomposisikan oleh salah satu murid Tsongkhapa yang utama, Kedrup Je. reinkarnasi H.H. Dalai Lama yang pertama, Gyalwa Gedun Drub, adalah murid langsung dari Lord Tsongkhapa, palaksana reformasi agama Buddha. Semoga H.H. Dalai Lama tetap kuat, sehat & bersemangat untuk terus-menerus memutar roda Dharma. Benar-benar Guru yang hebat! Apabila seseorang belum mendapatkan kemampuan untuk mengontrol kelahiran kembali, dengan mempraktekan “Transfer Kesadaran di Tsongkhapa Gaden Lhagyama” merupakan hal yang sangat baik.

Saya mengajar dan memberikan penjelasan mengenai doa Tsongkhapa dan ajarannya dalam bahasa Inggris. Sesi ini ada di Youtube. Saya mendetilkan hal ini, dengarkanlah. Saya barharap sesi ini dapat memberikan manfaat bagi makhluk lain.

Doa aspirasi terhadap Buddha Tsongkhapa menanamkan “sebab” bagi kita untuk mendapatkan doa kita. Sebab yang bersifat dorman sampai pada masa yang akan datang ada hal yang mengaktifkan sebab ini dan membuat kita mengalami akibatnya. Sifat karma seperti menanam bibit di tanah sampai hujan. Pada saat hujan turun setahun, satu dekade (dan lainnya) kemudian, bibit ini akan tumbuh. Bibit ini tetap berada di tanah sampai hujan turun. Seperti karma positif dan negatif tetap berada dalam pikiran kita. Tindakan apapun baik dari tubuh, perkataan, dan pikiran selalu bersifat dorman sampai di masa yang akan datang. Tidak ada tindakan atau karma yang hilang atau tidak terpakai. Karena itu, kita harus selalu sadar.

Karma apapun yang bersifat dorman dari hidup manapun, tidak akan hilang kecuali dibuka dan dimurnikan. Kalian akan mengalami semuanya. Semua karma tidak akan tetap stagnan, mereka akan berlipat ganda dan tumbuh membesar. Kesalahan kecil akan berbunga seiring dengan berjalannya waktu. Karena itu, kita harus selalu sadar.

Mantra yang berbeda tergantung dari waktu, tempat, dan karma masing-masing individu dan jodoh akan sesuai untuk orang-orang yang berbeda. Tsongkhapa Migtsema mantra adalah spesifik untuk PROBLEM MASA KINI, seperti DEPRESI, RENDAH DIRI, dan RASA BENCI DIRI SENDIRI. Banyak bikhsu yang sudah tua mengatakan hal ini kepada saya. Migtsema mengandung esensi dari tiga Bodhisattva, Avalokitam Manjushri & Vajrapani dipadukan menjadi emanasi dari LORD Tsongkhapa. Oleh karena itu, melaksanakan ritual ini mencakup ketiga Bodhisattvas!! Avalokita (kasih sayang), Manjushri (kebijaksanaan), dan Vajrapani (perlindungan) Ajaran Bodhisattva ini ada dalam Tsongkhapa. Jadi tiga dalam satu.

Om Mani Peme Hung + Om Ah Ra Ba Tsa Na Dhi + Om Vajrapani Hung = Migsema mantra!! Ketiga ritual Bodhisattva ini dipadukan menjadi satu. Diceritakan bahwa Domo Geshe Rinpoche di Tibet mencapai hal-hal hebat karena melakukan ritual Migtsema dan meditasi di guanya.

MIG-MEY TZE-WEY TER-CHEN CHENREZIG
DRI-MEY KHYEN-PI WANG-PO JAMPAL YANG
DU-PUNG MA-LU JOM-DZEY SANG-WEY DAG
GANG-CHEN KE-PEY TSUG-GYEN TSONGKHAPA
LO-SANG TRAG-PEY SHAB-LA SOL-WA DEB
~ Mantra lima baris (Migtsema) dari Lord Tsongkhapa.

(Saya sudah membuat resitasi Migtsema menjadi ring tone handphone. Saya yang melakukan resitasi, dan teman saya menggunakannya untuk itu)

Selama melakukan resitasi mantra suci Tsongkhapa, kalian harus bermeditasi dan merenungi kebaikan yang telah kalian terima dari orang lain. Pada waktu melakukan resitasi mantra Tsongkhapa, kalian akan mendapatkan tujuh jenis kebijaksanaan dan mengingkatkan karisma dari perkataan kalian. Hal ini sangat efektif. Resitasi mantra Tsongkhapa sangat membantu dalam mempelajari dan mengerti kitab suci Buddha Dharma yang paling sulit. Hal ini akan membantu untuk menembusnya.

‘OM AH GURU BENZADHARA SUMATI KIRTI SIDDHI HUNG HUNG’
~Mantra Buddha Tsongkhapa untuk menakhlukan depresi, ketakutan, kesepian, rasa tidak berharga. Bacalah setiap hari sembari merenungi kebaikan orang lain.
Apabila kalian tinggal di rumah atau kamar yang memiliki energi negatif, akan sangat baik untuk menyalakan dupa dan membaca MIGTSEMA. Hal ini akan sangat memurnikan.

Bacalah dengan lembut dan tiuplah Migtsema mantra kepada hewan peliharaanmu, akan mengaktifkan berkat kebijaksanaan, kasih sayang & dan perlindungan. Mantra Tsongkhapa ini akan menjadi berkat yang sangat baik untuk hewan peliharaan kita. Kita dapat melakukannya setiap hari pada saat kita memberi makan dan mengelus mereka.

Bagi mereka yang sakit atau mempunyai problem kesehatan, BENTUK UMUR PANJANG Tsongkhapa dan mantra umur panjangnya bisa sangat MEMBANTU. Kalian harus mempelajari mantra Tsongkhapa umur panjang agar dapat memperpanjang usia, kesehatan dan keseimbangan apabila diresitasi dengan visualisasi setiap hari.

MIG-MEY TZE-WEY TER-CHEN CHENREZIG
DRI-MEY KHYEN-PI WANG-PO JAMPAL YANG
DU-MEY CHI-WA JOONGSEY ZEPAKMAY
GANG-CHEN KE-PEY TSUG-GYEN TSONGKHAPA
LO-SANG TRAG-PEY SHAB-LA SOL-WA DEB
~ Mantra umur panjang Lord Tsongkhapa.

Satu batang dupa dipersembahkan kepada Tsongkhapa dengan aspirasi yang bersifat altruistis dapat menanamkan bibit untuk mendapatkan rasa kasih sayang yang besar di masa yang akan datang. Segala jenis dupa dapat digunakan. Dupa adalah suatu persembahan untuk membuat koneksi/ karma/ pahala/ kepada Tsongkhapa. Saya ingin menggunakan dupa yang terbuat dari bahan-bahan yang tidak beracun, yang formulanya ditulis oleh para ahli.

Kyabje Pabongka Rinpoche (guru utama dari Kyabje Trijang Rinpoche) menulis formula yang efektif untuk dupa yang dapat menyembuhkan, dupa yang dapat memurnikan, dan dupa untuk beberapa puja yang efektif. Apabila mempunyai waktu, kalian dapat menyalakan dupa dan membaca doa Shantideva sembari berfokus pada Tsongkhapa. Delapan bait transformasi pikiran juga baik untuk dibaca.

Tempat yang tenang, asap dupa yang lembut bergelombang, secangkir teh herbal duduk di depan altar personal Tsongkhapa kalian akan menyiapkan kalian menghadapi hari. Berapa Migtsema yang bisa kalian baca itu tergantung jadwal kalian. Satu mala per hari sudah sangat bagus untuk sekarang. Tidak terlalu panjang. Berapa banyak yang kalian baca tidak sepenting melakukannya secara konsisten setiap hari. Jadi satu mala per hari, 21x per hari, itu terserah kalian. Mala dari tulang, Kristal, atau bibit Bodhi juga sangat baik. Kalian dapat menggunakannya untuk Migtsema. Yang manapun boleh saja.

Teh, Migtsema, dupa, Tsongkhapa, makanan vegetarian benar-benar terdengar santai dan baik untuk mengisi baterai. Cintailah dirimu dengan Migtsema. Mantra Migtsema mengandung esensi Avalokita, Manjushri & Vajrapani tergabung jadi satu tanpa harus membaca mantranya secara terpisah. Tanpa ‘lung’ (transmisi oral), kalian boleh membaca Migtsema yang suci ini. Pagi maupun malam hari, kalian dapat melakukan ritual ini.

Apabila kalian mencintai orang tua kalian, maka kalian harus membuat patung Tsongkhapa dan mendedikasikannya untuk mereka. Kalian dapat membaca Migtsema setiap hari & mendedikasikannya untuk orang tua kalian sangat bermanfaat bagi mereka dan kalian sendiri. Karena itu, tunjukan cinta kalian dan bacalah! Memberi makan, membersihkan, dan melayani orang tua kita adalah baik. Hal ini menolong mereka di kehidupan ini. Dan untuk kehidupan mereka di masa yang akan datang, dedikasikanlah rupa Tsongkhapa.

Pindah ke rumah atau kantor baru?? Sangat bermanfaat untuk melakukan puja pendek Tsongkhapa dan menyucikan tempat dengan ini. Berdoalah agar semua yang masuk diberkati. Jangan khawatir dengan Feng Shui jelek di ruangan yang kau tempati. Mengundang rupa Tsongkhapa akan MENYELESAIKAN masalah ini.

Ingin agar anak kalian berhasil di sekolah?? Anjurkanlah mereka membaca mantra Tsongkhapa (OM AH RA BA TSA NA DHI) setiap hari. Hal ini akan sangat membantu mereka. Ajaran Buddha Tsongkhapa dapat memberkati obat dan vitamin kalian. Sebelum minum [obat dan/ atau vitamin] bacalah mantra Migsema 21x, tiuplah kearah obat, dan minumlah.

Bacalah mantra suci Tsongkhapa (Migtsema) 21x atau lebih dan bepikirlah seperti ini “semoga mantra ini member kekuatan, kebijaksanaan – dan pikiran Bodhi.” Tiuplah kearah vitamin. Setelah meniup mantra, tutuplah botol vitamin dan berpikirlah bahwa vitamin ini sudah diberkati dengan Migtsema. Setelah itu, minumlah vitamin ini setiap hari, [vitamin] ini sudah diberkati oleh Migtsema. Bilamana kita meniup mantra Tsongkhapa dalam vitamin atau obat, [mantra ini] memperkuat efek penyembuhannya sehingga vitamin dan obat ini dapat menjadi penyembuh yang ampuh.

Menanam pohon, menyelamatkan hewan, dan gaya hidup vegan adalah pesan yang sangat berpengaruh bagi dunia untuk menggambarkan bahwa “KALIAN MENCINTAI PLANET INI dan MENGHARAPKANNYA UNTUK SELAMAT.” Meniup mantra kearah hewan menanamkan bibit karma agar mereka mendapatkan kelahiran kembali yang lebih baik di masa yang akan datang dengan kemampuan untuk mengerti Dharma.

Saya ingin memiliki cerita yang simpel dan mudah [dimengerti] mengenai Tsongkhapa. Sekarang saya dapat melakukannya. Kita sudah menerbitkan buku komik Tsongkhapa. Kechara Media & Publication (KMP) telah menghasilkan buku komik yang bagus dengan ilustrasi mengenai kehidupan Tsongkhapa. Buku komik Tsongkhapa ini dapat dibaca oleh remaja dan anak-anak! Kita sudah mendapatkan respon yang bagus. Saya ingin menghasilkan buku komik Tsongkhapa dengan kualitas tinggi selama beberapa tahun. Akhirnya kita berhasil, dan saya sangat bangga karenanya! Buku ini sudah tersedia! Banyak biografi Tsongkhapa dalam bahasa Inggris dan Mandarin terasa kering. Jadi jawaban saya adalah buku komik biografi Tsongkhapa dalam bahasa Inggris dan Mandarin. Saya akan memproduksi buku komik Dharma yang sejenis untuk menarik orang dari berbagai usia di masa mendatang. KMP adalah pekerja keras.

Seluruh ajaran Dharma harus dianggap sebagai nasihat pribadi
~Je Tsongkhapa (Yogi & Cendekiawan)

Bilamana kalian memikirkan Dharma adalah sesuatu yang enak dibaca, hanya relevan untuk orang lain, dan maksudnya akan hilang. Karena itu, Tsongkhapa mengajarkan apabila kita menganggap Dharma sebagai nasihat pribadi, kita tidak akan melihat apakah orang lain mempraktekannya atau tidak. Orang lain tidak akan mempengaruhi kita. Kita terus melaksanakan ajaran Buddha. Menganggap dharma sebagai nasihat pribadi adalah “PANDANGAN TERBAIK ATAS DHARMA YANG DAPAT KITA MILIKI. Pandangan ini akan membuat kita rendah hati dan focus.

#TsemTulku

596 total views, 1 views today

Leave a Comment

DISCLAIMER IN RELATION TO COMMENTS OR POSTS GIVEN BY THIRD PARTIES BELOW

Kindly note that the comments or posts given by third parties in the comment section below do not represent the views of the owner and/or host of this Blog, save for responses specifically given by the owner and/or host. All other comments or posts or any other opinions, discussions or views given below under the comment section do not represent our views and should not be regarded as such. We reserve the right to remove any comments/views which we may find offensive but if due to the volume of such comments or limited resources, the non removal and/or non detection of any such comments/views does not mean that we condone the same.

We do hope that the participants of any comments, posts, opinions, discussions or views below will act responsibly and do not engage nor make any statements which are defamatory in nature or which may incite and contempt or ridicule of any party, individual or their beliefs or to contravene any laws.